Senin, 11 Maret 2013

Laporan Listrik Magnet 1


ANIS STIYANI
4211411046
FISIKA
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Semarang


LISTRIK MAGNET I


2.  ABSTRAK
 Pada sebuah benda yang dialiri oleh arus listrik, dalam hal ini kawat dapat timbul medan magnet, hal ini dapat dibuktikkan apabila disekitar kawat berarus tadi kita beri kompas, maka jarum-jarum kompas tersebut akan mengalami penyimpangan. Penyimpangan ini terjadi karena adanya medan magnet yang timbul disekitar kawat berarus tadi. Untuk mengetahui lebih lanjut orientasi medan magnet disekitar kawat berarus tadi, maka dilakukanlah percobaan ini. Percobaan dilakukan dengan membuat rangkaian antara kawat, sumber arus, dan hambatan geser yang dirangkai secara seri dengan melakukan variasi bentuk kawat dan kuat arus serta meletakkan empat kompas disekitar kawat berarus tadi. Dari percobaan didapatkan hasil sebagai berikut, saat kawat dialiri arus maka jarum kompas mengalami simpangan yang arahnya memenuhi aturan tangan kanan. Dan semakin besar arus yang diberikan maka kecepatan simpangan yang terjadi akan semakin besar namun sudut simpangannya tetap. Besar medan magnetnyapun sebanding dengan kuat arus yang diberikan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya.

Laporan Pengukuran Listrik


ANIS STIYANI
4211411046
FISIKA
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Semarang


PENGUKURAN LISTRIK


2. ABSTRAK 
               Gejala kelistrikan timbul akibat adanya arus yang mengalir pada dua titik yang mempunyai beda potensial. Dalam sebuah rangkaian listrik dapat berlaku hukum Ohm dan kirchoff.  Dalam sebuah rangkain listrik sederhana pasti terdapat tegangan kuat arus dan tegangan. Besarnya hambatan juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, sehingga untuk mengetahuinya dilakukanlah percobaan ini. Percobaan dilakukan untuk mengambil data V dan I pada rangkaian seri dan paralel untuk menentukan besar hambatannya serta memvariasikan nilai panjang kawat dan luas penampang kawat untuk mencari hambat jenis bahan. Pada percobaan seri-paralel resistor, didapatkan hasil R sebesar (270,70 ± 186,60) Ω secara teoritik sedangkan secara praktikum diperoleh hasil nilai R sebesar (273 ± 187,70) Ω sehingga dari keduanya didapatkan kesesatan sebesar 1,5 % dan ketepatan sebesar 98,5 %. Sedangkan pada percobaan menentukan besar hambat jenis bahan dengan variasi panjang kawat didapatkan hasil  Wm sedangkan pada variasi luas penampang didapatkan hasil  Wm.


Selasa, 01 Januari 2013

APLIKASI KACA CERAMIC DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI



   A.   PENGERTIAN KACA
Kaca merupakan produk anorganik yang dihasilkan melalui proses pencairan bahan yang didinginkan dengan cepat sehingga tidak terbentuk kristal. Kaca terbentuk melalui proses pendinginan dari keadaan cair tanpa mengalami sebarang sifat yang tidak selanjar pada suatu keadaan dengan viskositasnya semakin bertambah. Kaca merupakan suatu bahan yang selalu menunjukkan puncak pendek jika dikenai sinar X (amorphous). Kaca memiliki viskositas 1012 sampai 1014 poise.kaca bersifat transparan dan meleleh pada suhu tertentu.
 Kaca memiliki beberapa keunikan, yaitu tidak mempunyai sifat kimia yang aktif, sukar bereaksi dengan bahan lain, tidak karat atau lentur sehingga sesuai untuk tempat bahan kimia seperti asam ataupun alkali. Selain itu, kaca dapat didaur ulangan sehingga tidak menjadi pencemar alam. Bersifat transparan, dapat menerima penyinaran dari berbagai panjang gelombang. Kaca mudah dibentuk melalui melting atau tiup kaca, bersifat kedap udara dan kelembaban, dapat diwarnai, dilabeli dan sebagainya. Selain itu secara makroskopis kaca berwujud padat, sedangkan secara mikroskopis ia memiliki ciri sama seperti dengan fase cair. Namun, sifatnya berbeda dengan zat cair dan dalam beberapa hal berbeda pula dengan zat padat. Pembentukannya agak rumit sehingga memerlukan kontrol suhu yang baik. Selain itu juga memerlukan kontrol perubahan termodinamik yang teliti akibatnya hanya bahan tertentu saja yang dapat membentuk kaca.


Kamis, 07 Juni 2012

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR II KUAT PENERANGAN


 LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR II
KUAT PENERANGAN


Disusun oleh:
Nama: Anis Stiyani
NIM: 4211411046


JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2012

KUAT PENERANGAN
2. ABSTRAK
          Cahaya merupakan sebuah gelombang yang memiliki tingkat energi tertentu yang secara spesifik dipelajari pada fotometri. Kuat penerangan memiliki hubungan dengan fluks cahaya, tegangan dan jarak. Untuk mengetahui hubungan tersebut maka dilakukanlah percobaan ini. Percobaan dilakukan dengan cara mengukur kuat penerangan dengan berbagai variasi, yaitu variasi jarak dan tegangan. Untuk variasi jarak dari 10 sampai 60 cm dengan interval 10 cm didapatkan hasil F= 1,92± 0,36 lumen dengan KR= 18,75%. Sedangkan utuk Variasi tegangan, digunakan jarak r tetap pada 10cm dari sumber cahaya dengan variasi tegangan V antara  170 sampai220 VAC (tegangan naik) dengan interval 10 VAC dan  didapatkan hasil F= 48,68± 46,26 lumen dengan KR= 93% sedangkan pada tegangan turun, metodenya sama seperti pada tegangan naik, namun variasi V-nya dimulai dari tegangan 220 sampai 170 VAC dengan interval 10 VAC dan didapatkan hasil F= 49,73± 41,03 lumen dengan KR= 82%.


Kamis, 10 Mei 2012

APA YANG TELAH DAN AKAN SAYA LAKUKAN UNTUK KELUARGAKU, BANGSAKU, DAN NEGARAKU?




Saya adalah anak pertama dari dua bersaudara. Bapak saya adalah seorang buruh yang bekerja serabutan, dan ibu saya adalah seorang ibu rumah tangga yang terkadang membantu pekerjaan dapur tetangga saya, sedang adik saya masih duduk dikelas dua SMP. Walaupun secara ekonomi keluarga saya bukan termasuk kalangan berada, namun saya bersyukur karena keluar saya dan adik saya tidak kekurangan kasih sayang. Keluarga kami selalu berlimpah kasih sayang dan perhatian satu sama lain sehingga walaupun perekonomian kami kurang, namun kami tetap merasa bahagia karena masih bisa berkumpul satu sama lain.
Bapak saya adalah seorang yang penyayang. Beliau merupakan tipe orang yang tidak banyak bicara, tenang dan selalu menyerahkan pilihan ditangan anak masing-masing namun tetap mengikutsertakan nasihat bijaknya tentunya. Bapak saya benar-benar memperhatikan keinginan anak-anaknya serta berusaha keras agar keinginan sang anak bisa tercapai. Karena tipenya yang pendiam, maka Bapak saya jarang sekali memarahi anak – anaknya. Bapak saya akan benar-benar marah ketika kelakuan saya sudah melampaui batas. Karena sifat Bapak yang demikian itu maka saya dan adik saya lebih nyaman berada didekat Bapak saya.
Ibu saya adalah sosok yang berbeda sekali denagan Bapak saya. Jika Bapak saya adalah sosok pendiam, maka Ibu saya adalah sosok yang sangat cerewet. Tapi saya kira itulah cara khas seorang ibu dalam memberikan perhatian kepada anak-anaknya, dimana terkadan sifat cerewetnya membuat saya kangen kala tidak bertemu. Ibu saya termasuk orang yang berpendirian keras, apa yang beliau katakan itulah yang harus saya lakukan saat itu juga. Terkadang saya merasa tertekan karena saya merasa ibu saya terlalu menuntut anaknya untuk melakukan ini-itu. Namun saya sadari semua itu demi kebaikan saya.
Sedangkan adik saya, adalah sosok yang haus akan perhatian menurut saya. Dia selalu menentang apa saja yang dilarang untuknya. Dia sama keras kepalanya dengan ibu saya, sehingga sering terjadi ribut-ribut kecil diantara keduanya. Menurut ibu saya sifat adik saya berbeda 180 derajat dengan saya, saya terlalu penurut sedang adik saya suka menentang. Tapi saya kira saya juga sama keras kepalanya dengan adik saya untuk beberapa hal yang menurut logika saya itu benar.

Senin, 31 Mei 2010

Cara Menulis Cerpen

Menulis cerpen itu mudah. Sama seperti kalau kita berbicara, bercerita, hanya bedanya menulis cerpen adalah bercerita dengan tulisan. Jadi lupakan segala teori penulisan cerpen yang muluk-muluk dan mulailah bercerita…Oke daripada mbulet gak karuan sekarang langsung ke langkah pertama :

1. Nyalakan komputermu, mulailah menulis kata pertama….terserah tidak harus bingung milih kata. Kalau susah cobalah dengan kata… “Pada suatu hari.” .ntar gampang kalau mau di edit.
2. Mulailah dengan sudut pandang orang pertama. Jangan salah, sudut pandang ini sering dipakai oleh novelis besar seperti John Grisham, atau almarhum Michael Crichton yang menelorkan karya Jurassic Park.
Contoh :
Pada suatu hari aku sedang mengetik di kamarku, lalu tiba-tiba Shanti memanggilku, “ Ron, Ronny.., kamu lagi ngapain? “ Aku diam saja sambil membatin “ngapain sih cewek ini gangguin aja” .Aku kembali menulis cerpenku dst

1. Hapus semua kaidah penulisan cerpen yang kamu dapat dari bangku SD sampe kuliah, karena itu hanya menghambat kreatifitasmu, bayangin aja gimana mau nulis kalo aturannya banyak banget, Harus bikin kerangka karanganlah, harus ada idepokoklah, harus EYD lah harus baku kalimatnya, harus tanda bacanya bagus , harus deskriptif. Padahal banyak lho penulis yang menulis gak jelas tapi malah terkenal karena dinggap cerpennya misterius hehehe, padahal mungkin emang lupa ngasih ending..so jangan khawatir. Menulis cerpen dulu mikir belakangan ..
2. Trus gimana bikin cerpen yang bagus? Gak ada ide? halah ..ide itu otomatis selalu ada di kepalamu, gak perlu melamun cari inspirasi, cukup tulis kehidupanmu sehari ini saja.. Coba lihat salah satu syairnya slank..”aku langsung bangun dan bakar rokok..” nah gitu aja jadi lagu terkenal.. coba lihat contoh ini:

Waduh, aku terlambat kuliah nih. Padahal Jakarta selalu macet. Belum mandi nih, mandi dulu ah.. , Eh lagi asiknya mandi tiba tiba handphoneku bunyi. Gimana nih, terpaksa deh aku keluar dari kamar mandi berlilit handuk masih basah kuyup. Yak, berhasil mencapai handphone dan kuangkat “ halooowww..” ……dst

BIARKAN CINTAMU BERLALU




Ini adalah kisah cintaku. Kisah cinta yang takkan pernah terucap dadri mulutku dan takkan pernah pula ia dengar.
Matahari di taman sekolah Ostrich sudah meninggi, tapi aku tetap setia menunggunya disini, ditempat ini. Menunggu dia yang takkan pernah datang. Kemarin Helga berkata padaku, bahwa Pedro menungguku ditaman ini. Tiga jam sudah aku menunggu, dan menunggu. Tapi, yang kutunggu tak kunjung tiba. Kesabaran orang ada batasnya. Itulah sebuah kata yang kutemukan dari sebuah novel yang pernah kubaca. Kupikir, pastilah Pedro sedang dalam perjalanan, tak tahu seberapa jauh jarak yang ia tempuh hingga tiga jam tak kelihatan batang hidungnya.
Dan akhirnya inilah batas kesabaranku. Dari matahari belum nampak sampai pulang kembali keperaduan, Pedro tak kunjung datang. Lalu dengan perasaan berkecamuk, kukutuki diriku yang setia menunggunya hingga matahari terbenam.
Inilah seribu ketololan yang masih kupelihara, percaya pada Helga. Ternyata Helga hanya membohongiku. Dan aku? Aku dengan mudah percaya dengan bualan Helga! Ohh... LOSERRRRRR!!!!

ooo000ooo